Minggu, 24 Februari 2008

Belajar Bermakna

Belajar bermakna dapat dicapai melalui pembelajaran kontekstual. Sumber bahan ajar dapat diperoleh guru melalui kegiatan-kegiatan yang dapat menambah wawasan, seperti berkunjung ke tempat-tempat yang berhubungan dengan materi pelajaran.

Berkunjung ke museum anatomi di FK UB dapat menambah luas wawasan tentang materi pelajaran Anatomi dan Histologi Manusia. Berkunjung ke museum Zoologi di Karang Widoro dapat menambah luas wawasan tentang anatomi dan morfologi hewan. Berkunjung ke rumah jamur dapat memperoleh pengetahuan tentang budidaya jamur. Asyik kan....

Kamis, 17 Januari 2008

PENGALAMANKU

Pembelajaran biologi dapat menjadi bermakna bila menggunakan strategi PETA KONSEP. Konsep-konsep atau istilah biologi sering menggunakan kata dalam bahasa Latin atau yang di Latinkan, sehingga tampak sulit. Peta Konsep dapat membantu memudahkan pembelajaran biologi.
Tulislah konsep-konsep penting dalam kartu, lalu susunlah berdasarkan tingkatannya dari yang umum menuju ke yang khusus. Berilah kata penghubung untuk memberi label yang dapat memberi makna pada dua konsep yang dihubungkan. Dengan demikian, peta konsep akan membentuk peta jalanan yang bermakna.

KENAL


Hai, saya Dewi Endahsari guru Biologi di SMA Negeri 1 Malang. Menjadi guru, merupakan suatu cita-cita sejak kecil. Sebab menjadi guru merupakan sarana yang paling tepat untuk beramal ilmu, jadi Ilmu sebagai sarana untuk beribadah.
Sumber belajar siswa sangat mempengaruhi terjadinya penyebaran IPTEK. Beragamnya sumber belajar siswa juga mempengaruhi motivasi, hasil belajar dan minat baca siswa. Apabila dalam pembelajaran biologi siswa hanya menghafalkan konsep-konsep, maka belajar siswa menjadi tidak bermakna dan kemampuan berpikir siswa tidak berkembang. Pembelajaran kontekstual akan menjadikan pembelajaran bermakna karena selalu dikaitkan dengan kehidupan nyata. Belajar yang bermakna akan membuat seseorang menjadi terampil dan kritis dalam menghadapi kehidupan di era global ini.